Penerapan Arsitektur Bali pada Pola Hunian Masyarakat Transmigran Suku Bali di Desa Kertaraharja, Luwu Timur

by

The End, Abdul Mufti Radja1, Syahriana Syam2

1,2 Teori dan Sejarah Arsitektur Lingkungan Perilaku/Penelitian, Departemen Arsitektur, Fakultas Teknik, Universitas Hasanuddin.
Korespondensi: mimithe.end@gmail.com

https://doi.org/10.32315/ti.6.i007

Abstrak

Arsitektur Tradisional Bali memiliki aturan dalam setiap perencanaannya yang dituangkan dalam Asta Kosala-Kosali dan konsep Sanga Mandala. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana penerapan aturan Arsitektur Bali pada pola hunian masyarakat transmigran suku Bali di Desa Kertaraharja, Kabupaten Luwu Timur. Jenis penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan Studi Etnografis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pola hunian yang diterapkan masyarakat Bali di Desa Kertaraharja saat ini terdiri dari tiga jenis berdasarkan sejauh apa penerapan terhadap aturan Arsitektur Tradisional Bali dilakukan, yaitu pola hunian tradisonal dengan konsep hunian bermassa, pola hunian modern dengan konsep hunian tunggal atau tidak bermassa dan pola hunian rumah tinggal + usaha yang fungsi hunian dan fungsi usaha berada dalam satu area.

Kata-kunci : Penerapan, Arsitektur Bali, Pola Hunian, Transmigran

Temu Ilmiah Ikatan Peneliti Lingkungan Binaan Indonesia (IPLBI) 6, I 007-010
Download PDF