Penentuan Pusat Pertumbuhan dan Wilayah Pengaruhnya Berbasis Z-Score Analysis dan Gravity Index

by

Gilber Payung, Ihsan, Marly Valenti Patandianan

Lab. Regional Planning Tourism Disaster Mitigation, Pengembangan Wilayah dan Kota, Fakultas Teknik, Universitas Hasanuddin.

Abstrak

Pendapatan Provinsi Maluku sebagian besar disumbang oleh dua dari sebelas wilayah kabupaten, yaitu Kota Ambon (44,7%) dan Kabupaten Maluku Tengah (14,5%). Ketimpangan tersebut berimplikasi pada tingginya kemiskinan di Provinsi Maluku. Jumlah penduduk miskin di Maluku mencapai 18,44% dari populasi, lebih tinggi dari tingkat kemiskinan Nasional (11,22%). Penelitian ini mengidentifikasi tipologi wilayah, kemudian mengetahui seberapa besar ketimpangan antar kabupaten di Provinsi Maluku menggunakan metode Williamson. Pusat ditentukan berdasarkan z-score. Setiap pusat pertumbuhan memiliki wilayah pengaruh yang ditentukan dengan metode gravity index.. Hasil analisis menunjukkan empat wilayah yang teridentifikasi sebagai pusat pertumbuhan, yaitu Kota Ambon, Kabupaten Maluku Tengah, Buru, dan Maluku Tenggara. Hasilnya Seram Bagian Barat, Maluku Tenggara Barat, dan Maluku Barat Daya berorientasi ke Kota Ambon sebagai pusat; Seram Bagian Timur berorientasi ke Maluku Tengah sebagai pusat; Buru Selatan berorientasi ke Buru sebagai pusat; serta Kota Tual dan Kepulauan Aru berorientasi ke Maluku Tenggara sebagai pusat pertumbuhan.

Kata-kunci : gravity index, pusat pertumbuhan, z-score

Halaman C 043-050
Download PDF :
IPLBI2016-C-043-050-Penentuan Pusat Pertumbuhan Dan Wilayah Pengaruhnya Berbasis z-score Analysis Dan Gravity Index