Penentuan Komoditas Unggulan Sektor Pertanian Tanaman Pangan di Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan

by

Susilawati(1), Isfa Sastrawati(1), Shirly Wunas(2)

(1)Laboratorium Perencanaan Wilayah, Pariwisata, dan Mitigasi Bencana, Program Studi Teknik Pengembangan Wilayah dan Kota, Fakultas Teknik, Universitas Hasanuddin.
(2)Laboratorium Perumahan dan Permukiman, Program Studi Teknik Pengembangan Wilayah dan Kota, Fakultas Teknik, Universitas Hasanuddin.

Abstrak

Kabupaten Bone merupakan salah satu kabupaten yang menjadi simpul pertanian pangan Sulawesi Selatan (MP3EI) dengan potensi utama di sektor pertanian yang menyumbang 49% dalam pembentukan PDRB Kabupaten. Daya saing komoditas unggulan khususnya di sektor pertanian tiap tahunnya semakin meningkat, sehingga diperlukan upaya agar produksi hasil pertanian dapat dipertahankan dan ditingkatkan. Penentuan komoditas unggulan dilakukan sebagai upaya untuk memanfaatkan potensi daerah sehingga dapat memberikan nilai tambah bagi wilayah tersebut. Tujuan dari penelitian ini adalah menentukan komoditas unggulan sektor pertanian di Kabupaten Bone. Metode analisis yang digunakan adalah teknik Location Quatient dan Shift Share Analysis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komoditas dikatakan unggulan apabila memenuhi kriteria komoditas basis, daya saing baik, pertumbuhannya cepat, dan progresif. Komoditas unggulan sektor pertanian meliputi a) Padi di Kecamatan Kajuara, Salomekko, Libureng, Mare, Barebbo, Lappariaja, Bengo, Dua Boccoe, dan Cenrana, b) Jagung di Kecamatan Tellu Limpoe dan Amali, c) Kedelai di Kecamatan Libureng, Cina dan Tellu Siattinge.

Kata-kunci : komoditas unggulan, sektor pertanian, location quatient, shift share analysis

Halaman F 023-030
Download PDF :
IPLBI2016-F-023-030-penentuan-komoditas-unggulan-sektor-pertanian-tanaman-pangan-di-kabupaten-bone-sulawesi-selatan