Pendekatan Konsep Urban Tourism Pada Kawasan Wisata Pantai Malalayang

by

Pingkan Peggy Egam1, Arthur Harris Thambas2, Michael Moldy Rengkung3

1 Perancangan Kota, Arsitektur, Fakultas Teknik, Universitas Sam Ratulangi.
2 Teknik Pantai, Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Sam Ratulangi.
3 Perencanaan Wilayah Kota, Arsitektur, Fakultas Teknik, Universitas Sam Ratulangi.
Korespondensi: epingkan@unsrat.ac.id

https://doi.org/10.32315/ti.7.d082

Abstrak

Berdasarkan aspek nilai strategis, kawasan pesisir pantai berpotensi dikembangkan secara maksimal untuk sektor parawisata. Fakta dilapangan menunjukan bahwa kawasan pesisir pantai di Malalayang tampil secara alamiah tanpa sentuhan estetika yang maksimal. Penelitian ini menggunakan penelitian jenis kualitatif-deskriptif. Metode pendekatan analisis yang dipakai dalam penelitian yaitu: 1) Analisis elemen disain dalam konteks urban tourism meliputi: Analisis karakter dan potensi kawasan wisata di pantai Malalayang, termasuk  ruang terbuka, analisis aktivitas wisata pantai serta analisis keterkaitan fasilitas wisata dalam kota, 2) Analisis elemen urban tourism yang  terarah pada elemen primer dan elemen pergerakan. Temuan yang diperoleh yaitu elemen primen yaitu panorama (view) pantai, elemen sekunder yaitu kawasan wisata kuliner serta elemen pergerakan yaitu ruang luar yang terdiri dari: pintu gerbang,  jalan / koridor, wlayah dan batas pergerakan, serta  pedestrian.

Kata-kunci : elemen, pesisir pantai, urban tourism, wisata

Temu Ilmiah Ikatan Peneliti Lingkungan Binaan Indonesia (IPLBI) 7, D 082-088
Download PDF