Penataan dan Pelestarian Kawasan Bersejarah Kota Palopo sebagai Kota Pusaka Indonesia

by

Fadhil Surur

Program Studi Magister Ilmu Perencanaan Wilayah, Sekolah Pascasarjana, Institut Pertanian Bogor

Abstrak

Kota Palopo di Propinsi Sulawesi Selatan merupakan salah satu kota yang tergabung dalam Jaringan Kota Pusaka Indonesia (JKPI) dalam P3KP (Program Penataan dan Pelestarian Kota Pusaka) bertujuan untuk mempertahankan aset pusaka. Aset pusaka Kota Palopo tidak terlepas dari sejarah dan kejayaan Kerajaan Luwu pada masa lalu. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi ragam pusaka dan merumuskan strategi pelestarian Kota Pusaka Palopo. Metode yang digunakan adalah deskriptif dan ekslporatif dengan kajian sejarah, budaya dan kebijakan. Data dikumpulkan dengan survei lapangan, studi literatur dan wawancara. Hasil penelitian diperoleh struktur Kota Palopo dikem-bangkan berdasarkan kearifan lokal marowa’ terintegrasi dengan Istana Datu Luwu, Masjid Jami’, Alun-alun dan kawasan permukiman adat. Kota Pusaka Palopo memiliki tiga ragam pusaka, yaitu pusaka alam, pusaka ragawi, dan pusaka non-ragawi. Perda RTRW Kota Palopo telah mengarahkan pelestarian Kota Pusaka sebagai Kawasan Strategis Kota. Strategi yang dilakukan dalam pelesetarian kota pusaka dilakukan dengan manajemen konservasi yang mengintegrasikan aset pusaka dengan penataan ruang.

Kata-kunci: Cagar Budaya, Kota Pusaka, Pelestarian, P3KP

Halaman 25-30
Download PDF:
TI2013 04 p025-030 Penataan dan Pelestarian Kawasan Bersejarah Kota Palopo