Pemanfaatan Ruang Kawasan Pesisir sebuah Keniscayaan?

by

Mukti Ali

Lab.Waterfront Planning and Development,Urban Planning and Design, Program Studi Pengembangan Wilayah dan Kota, Fakultas Teknik, Universitas Hasanuddin.

Abstrak

Kota-kota di dunia cenderung berkembang di sepanjang pesisir baik di laut maupun di sungai. Demikian juga halnya kota-kota di Indonesia, sebagian berada di wilayah pesisir. Wilayah Indonesia memiliki garis pantai sepanjang 99.093 km nomor dua di dunia, Kondisi ini menyebabkan wilayah pesisir Indonesia kaya akan sumberdaya yang dapat dimanfaatkan bagi kegiatan kehidupan masyarakat. Tujuan penulisan ini adalah untuk mengetahui sejauhmana pemanfaatan ruang kawasan pesisir perlu dilakukan untuk pengembangan kota-kota pesisir. Jenis penulisan bersifat deskriptif-eksploratif, data disajikan secara eksplorasi dan dikumpulkan dari beberapa sumber pustaka, penulisan dan penelitian. Kesimpulan dari makalah ini adalah: kegiatan pengelolaan/pe-manfaatan ruang kawasan pesisir dapat memberikan dampak positif baik secara sosial, ekonomi maupun lingkungan.Dampak negatif dari pengelolaan/pemanfaatan ruang kawasan pesisir terjadi jika perencanaan tidak sesuai dengan realisasinya di lapangan sehingga dapat menimbulkan kerugian secara ekonomi, gejolak sosial di msasyarakat, serta kerusakan lingkungan. Sepanjang mengikuti kaidah, aturan, norma dan undang-undang maka Pemanfaatan ruang kawasan pesisir sebuah “keniscayaan”?

Kata-kunci:Pemanfaatan, Kawasan Pesisir, Keniscayaan

Halaman 01-08
Download PDF :
TI2015-0-01-08-Pemanfaatan-Ruang-Kawasan-Pesisir-sebuah-Keniscayaan