Pemanfaatan Galeri Seni Sebagai Ruang Publik di Yogyakarta

by

Lintang Suminar1, Bakti Setiawan2, Widyasari Her Nugrahandika3

1,2,3 Magister Perencanaan Kota dan Daerah, Departemen Teknik Arsitektur dan Perencanaan, Fakultas Teknik, Universitas Gadjah Mada Yogyakarta.
Korespondensi: lintangsuminar24@gmail.com

https://doi.org/10.32315/ti.6.e001

Abstrak

Ruang publik merupakan unsur penting dalam perkotaan sebagai wadah untuk interaksi dan sosialisasi masyarakat perkotaan. Yogyakarta sebagai kota seni dan budaya membutuhkan ruang yang dapat mengakomodir kegiatan kesenian namun tetap bersifat terbuka bagi masyarakat luas. Galeri seni merupakan bentuk ruang seni yang aktif mengadakan berbagai kegiatan untuk publik. Galeri seni juga menjadi bagian identitas kota Yogyakarta sebagai kota seni dan budaya. Pernelitian ini bertujuan untuk menggambarkan keberadaan dan bentuk pemanfaatan galeri seni sebagai ruang publik di Yogyakarta. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah induktif eksploratif. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi ke seluruh galeri seni yang memenuhi kriteria penelitian dan wawancara dengan pengunjung galeri seni, pengelola galeri seni, dan instansi terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kegiatan yang diselenggarakan galeri seni di Yogyakarta tidak hanya untuk tujuan kesenian seperti pameran seni rupa dan pertunjukan seni, namun juga sosial budaya yang diaplikasikan dalam kegiatan workshop, diskusi, dan public lecture.

Kata-kunci : Galeri Seni, Identitas Kota, Ruang Publik

Temu Ilmiah Ikatan Peneliti Lingkungan Binaan Indonesia (IPLBI) 6, E 001-006
Download PDF