Pemahaman Masyarakat Mengenai Dampak Pembangunan HunianTerkait Global Warming dan Penerapan Green Building

by

Try Ramadhan

Program Studi Magister Arsitektur, SAPPK, Institut Teknologi Bandung.
Korespondensi: tryyramadhan@gmail.com

https://doi.org/10.32315/ti.6.g035

Abstrak

Organisasi Meteorologi Dunia (WMO) melaporkan bahwa enam bulan pertama di tahun 2016 memecahkan rekor catatan pemanasan global sebelumnya (WMO, 2017). Salah satu penyebab pemanasan global adalah sektor pembangunan. Pembangunan hunian terutama rumah saat ini cukup masif dilakukan dikarenakan kebutuhan akan rumah akan terus meningkat seiring dengan meningkatnya tingkat populasi dan tingkat rumah tangga khususnya di Indonesia. Green building merupakan solusi pembangunan dalam mengurangi dampak global warming. Pemahaman masyarakat mengenai dampak pembangunan hunian (rumah tinggal) dan penerapan green building pada hunian dirasa penting karena masyarakat merupakan konsumen dari pembangunan khususnya rumah tinggal. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui sejauh mana pemahaman masyarakat mengenai  dampak pembangunan hunian (rumah) terkait pemanasan global, dan penerapan green building pada hunian yang mereka tempati di beberapa kota di Indonesia. Metode yang digunakan pada penelitian ini ialah metode peneletian kualitatif  dengan pendekatan Grounded Theory. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas responden menyadari akan dampak pembangunan hunian terkait global warming. Penyebabnya adalah minimnya kesadaran dan pemahaman terkait lingkungan serta semakin banyak pembangunan untuk hunian. Pemahaman masyarakat mengenai green building lebih didominasi pemahaman yang merujuk pada perancangan yang ramah lingkungan dan penghijauan pada bangunan. Hampir sebagian responden menganggap sudah menerapkan green building dalam huniannya, namun bentuk penerapan yang dilakukan ternyata belum maksimal dan menyeluruh. Penerapan yang paling banyak dilakukan masyarakat adalah memaksimalkan penghijauan dan menghemat penggunaan listrik di dalam bangunan.

Kata-kunci : hunian, rumah, global warming, green building

Temu Ilmiah Ikatan Peneliti Lingkungan Binaan Indonesia (IPLBI) 6, G 035-042
Download PDF