Model Revitalisasi Kawasan Wisata Kampung Madras Medan

by

Lindarto, D1, Harisdani, D.D.2

1 Lab. Perancangan  Arsitektur, Departemen Arsitektur, Fakultas Teknik, Universitas Sumatera Utara
2 Lab Sejarah, Teori dan Kritik Arsitektur, Departemen Arsitektur, Fakultas Teknik, Universitas Sumatera Utara
Korespondensi: dwi.lindarto@usu.ac.id : devindefriza@usu.ac.id

https://doi.org/10.32315/ti.7.d089

Abstrak

Aglomerasi kawasan budidaya ditandai terkelompoknya kegiatan wisata kota, yang pada kenyataannya justru menurunkan daya tarik wisata kota itu sendiri. Kampung Wisata Kampung Madras di Kota Medan termasuk salah satu wilayah wisata kota lama yang mengalami penurunan vitalitas wisata. Penelitian ini bertujuan menyusun model revitalisasi berbasis retrofitting sub-urban. Metode Kualitatif Deskriptif dilakukan untuk mengungkap potensi genius loci sebagai unsur revitalisasi menjadikan Kampung Madras sebagai kawasan wisata Little Indian District kota Medan. Model revitalisasi Kampung Madras sebagai Cultural District City dapat diterapkan melalui 3 (tiga) cara antara lain: (1) melalui penataan fasada bangunan yang dibuat berwarna khas, dynamic skyline serta penataan pedestrian menjadi 3 jalur (window shopping lane, circulation lane, amenity lane) (2) Indian bridge and street carnival (3) Foodcourt Pagaruyung. Model revitalisasi ini memerlukan dukungan dan partisipasi para stake holder terutama masyarakat Tamil setempat berupa culinary, occasion dan event khas meningkatkan vitalitas ekonomi dan pembentukan suasana Hindustan Kampung Madras.   

 Kata-kunci : Kampung Madras, revitalisasi, retrofitting, wisata kota

Temu Ilmiah Ikatan Peneliti Lingkungan Binaan Indonesia (IPLBI) 7, D 089-097
Download PDF