Model Proporsi Tipe Bangunan Arsitektur Tradisional Ponorogo

by

Gatot Adi Susilo*, Sri Umniati**, Yuni Setyo Pramono*

*Program Studi Arsitektur/ Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan/ Institut Teknologi Nasional Malang.
**Program Studi Teknik Sipil/ Fakultas Teknik/ Universitas Negeri Malang.

Abstrak

Tipe bangunan arsitektur tradisional Ponorogo adalah tipe bucu, sinom, srotongan dan dorogepak. Untuk mengidentifikasi kwalitas arsitektur yaitu dengan mengamati bentukan dari arsitektur tersebut, kwalitas bentuk arsitektur dipengaruhi oleh proporsinya. Maka dengan menetapkan model proporsi tipe bangunan arsitektur tradisional Ponorogo dapat dijadikan identitas bangunan khas Ponorogo. Dengan menguraikan glagar elemen arsitektur pada tiap tipe bangunan arsitektur Ponorogo dapat menghasilkan detail sistem struktur dan ukurannya yang dapat digunakan untuk menetapkan model proporsi. Gunting merupakan elemen arsitektur yang bergunan sebagai pendukung sistem struktur utama pembentuk atap, sistemnya berbeda dengan sistem kuda-kuda yang telah dikenal arsitektur sekarang ini. Dengan cara membandingkan panjang glagar dapat ditetapkan rumusan proporsinya, model tipe bucu, sinom, dorogepak dan srotongan yang merupakan model khas arsitektur tradisional Ponorogo. Dengan menggunakan glagar meret dapat dikonstruksikan setiap tipe bangunan arsitektut tradisional Ponorogo, sehingga dapat ditunjukkan adanya metode pengukuran yang efektif dalam tradisi berarsitektur.

Kata-kunci: model, Ponorogo, sistem struktur, tradisional

Halaman 1-6
Download PDF:
TI2014 C p001-006 Model Proporsi Tipe Bangunan Arsitektur Tradisional Ponorogo