Menelusuri Makna Ruang Publik pada Dermaga di Sungai Musi Palembang

by

Arsyil Zahra

Magister Arsitektur, Sekolah Arsitektur, Perencanaan dan Pengembangan Kebijakan, Institut Teknologi Bandung.

Abstrak

Dermaga di tepian Sungai Musi sejak dulu telah ada. Namun perkembangan kota Palembang dan jalur transportasi darat mengakibatkan kebutuhan akan moda transportasi sungai menurun. Perkembangan kota kini menjadikan sungai sebagai tujuan wisata membuat kawasan tepian sungai menjadi ruang terbuka publik. Fenomena ruang publik ini kemudian di adaptasi pada dermaga. Dermaga didesain dengan berbagai fasilitas yang dapat memenuhi berbagai aktifitas masyarakat. Sehingga kini dermaga menjadi sebuah ruang publik Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengetahui perubahan makna pada dermaga sebagai ruang publik. Dengan menggunakan konsep tempat dari Norberg-Schultz maka akan ditinjau lebih jauh mengenai citra, ruang dan karakter yang membentuk genius loci pada dermaga. Metode penelitian dilakukan dengan cara observasi dan wawancara. Kemudian dianalisa menggunakan teori yang digunakan. Hasil dari penelitian akan didapatkan faktor-faktor yang mempengaruhi sebuah tempat yaitu makna, identitas, dan sejarah tempat tersebut.

Kata-kunci : dermaga, genius loci, wisata, ruang interaksi, sungai musi, tempat

Halaman F 065-070
Download PDF :
IPLBI2016-F-065-070-Menelusuri Makna Ruang Publik Pada Dermaga Di Sungai Musi Palembang Studi Kasus Dermaga Point BKB-0