Memahami Earth Building sebagai Refleksi Kearifan Lokal (Local Wisdom) pada Bangunan yang Tidak Lekang oleh Waktu

by

Fanny Siahaan

Program studi Arsitektur, Fakultas Teknik, Universitas Kristen Indonesia, Jakarta, Indonesia.
Korespondensi: fanny.rotua@yahoo.com

https://doi.org/10.32315/ti.7.g025

Abstrak

Local wisdom merupakan bagian dari interpretasi karya arsitektur dari berabad Рabad tahun yang lalu, dimana hal ini tidak lepas dari kearifan budaya, lingkungan dan teknologi. Earth Building merupakan salah satu material sekaligus metode konstruksi atau dapat disebut teknologi, yang diterapkan sejak berabad-abad  tahun yang lalu, dan merupakan bukti local wisdom dari peradaban, yang telah berlangsung berabad-abad tahun lamanya. Penelitian ini menggunakan metode analisis konten kualitatif (qualitative contente analyse) yang merupakan metode analisis dengan integrasi yang lebih mendalam secara konseptual (Bungin, 2004). Metode pengumpulan data dilakukan dengan melakukan studi literatur dari berbagai sumber, seperti jurnal, penelitian terdahulu, buku, website dan sebagainya, kemudian data-data tersebut dianalisis dengan menyaring dan mengelompokkan semua data-data berdasarkan hirarkinya, kemudian membandingkan dan mensintesa data-data tersebut, sehingga tersusun alur berpikir yang sistematik sesuai dengan rumusan masalah  dan tujuan penelitian ini, yaitu pemahan tentang earth building sebagai kearifan lokal, yang tidak lekang oleh waktu. Dengan demikian dapat dihasilkan fakta-fakta yang menyusun pemahaman akan earth building sebagai sebuah local wisdom pada bangunan.

Kata-kunci : Bangunan, earth building, local wisdom.

Temu Ilmiah Ikatan Peneliti Lingkungan Binaan Indonesia (IPLBI) 7, G 025-032
Download PDF