Masjid Shirathal Mustaqim, Pesona Pusaka Arsitektur Tropis di Tepi Sungai Mahakam

by

Anna Rulia

Sejarah dan Teori Arsitektur/Kota, Program Studi Arsitektur, Politeknik Negeri Samarinda

Abstrak

Pusaka arsitektur merupakan saksi ‘hidup’ perkembangan sebuah kota. Ia bertutur tentang peradaban serta manusia-manusia yang melintaskan hidup disekitarnya. Demikian pula dengan masjid Shirathal Mustaqim yang merupakan cikal bakal berdirinya kota Samarinda. Terletak di kawasan tepi Sungai Mahakam, masjid ini merupakan cikal bakal berdirinya ibukota Kalimantan Timur. Meskipun usianya sudah mencapai 122 tahun masjid ini belum banyak dikenal apalagi menjadi perbincangan di dunia arsitektur. Akibatnya, keberadaannya sebagai pusaka arsitektur mulai terabaikan. Karena itulah penelitian ini dilakukan untuk memberikan gambaran terhadap kondisi masjid yang terletak di waterfront Mahakam. Penelitian ini sendiri bersifat kualitatif. Data-data dikumpulkan melalui survery, observasi serta dokumentasi. Data selanjutnya dianalisis dengan metode deskriptif analitik. Hasil dari penelitian ini diharapkan mampu menambah wawasan akan kekayaan arsitektur pusaka Indonesia, terutama yang terletak pada kawasan muka air atau waterfront.

Kata-kunci: masjid, kawasan, pusaka arsitektur, waterfront

Halaman 1-6
Download PDF:
TI2013 04 p001-006 Masjid Shirathal Mustaqim, Pesona Pusaka Arsitektur Tropis