Masjid Agung Jami’ Malang dan Ambiguitas Arsitektural

by

Pudji Pratitis Wismantara

Lab Perancangan dan Kritik Arsitektur, Departemen Arsitektur, Fakultas Sains dan Teknologi, UIN Maulana Malik Ibrahim Malang.

Abstrak

Upaya pelestarian karakter Nusantara dalam perancangan arsitektur masjid mampu memberikan kontribusi bagi penciptaan corak peradaban muslim Nusantara demi pembentukan kebaruan iden-titas yang memuat nilai-nilai universal Islam dan lokal Nusantara. Penelitian ini memiliki dua tujuan. Pertama, menganalisis tingkat kualitas ruang dan bentuk arsitektur Masjid Agung Jami’ Malang dalam menumbuhkan karakter kontekstual dan keberlanjutan arsitektural. Kedua, merumuskan konstruksi identitas ruang dan bentuk arsitektur masjid ini dalam upaya membangun strategi rekontekstualisasi dan keberlanjutan arsitektur masjid Nusantara. Elemen arsitektural masjid yang dianalisis adalah seluruh unsur visual bentuk, yang dibaca dengan menggunakan metode pendekatan visual culture. Visual culture adalah upaya mempersepsi bersama objek arsitektur dan objek-objek visual lainnya secara langsung, dengan mengamati elemen fisik arsitekturalnya dan kemudian berupaya menggali makna di balik realitas fisiknya. Penelitian ini akan memberikan manfaat dalam membangun konstruk identitas arsitektur masjid yang bercorak ambigu sebagai upaya negosiasi antar keragaman identitas arsitektur yang saling terajut, yang menghasilkan kebaruan rancangan.

Kata-kunci : identitas masjid, visual culture, ambigu, kebaruan

Halaman I 069-076
Download PDF :
IPLBI2016-I-069-076-Masjid Jami’ Malang dan Ambiguitas Arsitektural