Makna Ruang Rumah Berlabuh Masyarakat Serui Ansus di Kota Sorong

by

Devy S. Sahambangun(1), Fella Warouw(2), Judi O. Waani(2)

(1)Mahasiswa, Prodi Magister Arsitektur, Pascasarjana, Universitas Sam Ratulangi Manado.
(2)Staf Pengajar, Prodi Magister Arsitektur, Pascasarjana, Universitas Sam Ratulangi Manado.

Abstrak

Manu Awoi Airau dalam bahasa Serui Ansus artinya Rumah yang berada dilaut, dalam bahasa sehari-hari di daerah Papua masyarakat menyebutnya Rumah berlabuh. Masyarakat Serui Ansus yang berasal dari pulau Yapen-Serui merupakan salah satu Suku Papua yang banyak Mendiami Permukiman pesisir Papua dan menempati rumah berlabuh. penelitian ini dilakukan kota Sorong, untuk mengungkap makna ruang Rumah Berlabuh suku Serui Ansus, dengan pertimbangan bahwa Sorong merupakan salah satu kota Pesisir di Papua yang sedang berkembang. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan naturalistik dimana peneliti tinggal dan menyatu dengan masyarakat Serui Ansus di Sorong dan data didapat dengan cara pengamatan langsung serta wawancara mendalam. Tujuan penelitian ini untuk mencari makna ruang dari rumah berlabuh masyarakat Serui Ansus di Sorong. Tulisan ini merupakan bagian dari penelitian pola permukiman Rumah masyarakat serui ansus di kota sorong. Dalam tulisan ini membahas makna ruang rumah berlabuh masyarakat serui ansus terdapat 12 tema ruang yang membentuk Makna ruang Rumah berlabuh. Manfaat penelitian yaitu memberi kontribusi bagi pengetahuan bagi masyarakat umum dan memperkaya kasana ilmu pengetahuan arsitektur nusantara.

Kata kunci : Makna ruang, rumah berlabuh, masyarakat Serui Ansus

Halaman E 119-124
Download PDF :
TI2015-E-119-124-Makna Ruang Rumah Berlabuh Masyarakat Serui Ansus di Kota Sorong