Kuat Tekan Beton Daur Ulang sebagai Bahan Struktur pada Bangunan Sederhana

by

Dahri Kuddu*, M. Syavir Latif **

*Lab. Struktur dan Konstruksi Bangunan, Prodi Arsitektur, Jurusan Arsitektur, Fakultas Teknik, Universitas Hasanuddin
**Lab.Perancangan dan LCD Komputer, Prodi Arsitektur, Jurusan Arsitektur, Fakultas Teknik, Universitas Hasanuddin

Abstrak

Pesatnya industri konstruksi pada saat ini, mendatangkan konsekwensi menipisnya deposit agregat alam di bumi ini. Padahal beton bongkaran bangunan lama dan sisa beton tiang pancang dapat digunakan sebagai bahan agregat alternatif untuk beton yang disebut beton daur ulang (recycled concrete). Penelitian ini agregat beton yang menggunakan pecahan beton bangunan tua sebagai agregat kasar dan halus; limbah tiang pancang hanya digunakan sebagai agregat kasar. Pemerik-saan dilakukan dengan menganalisis sifat-sifat material limbah beton, mekanisme keruntuhan dari benda uji (silinder 150x300mm) yang dikenakan dengan beban tekan. Benda uji terbuat dari limbah reruntuhan bangunan tua sebagai agregat kasar dan agregat halus dan limbah pancang (K600) sebagai agreagat kasar. Tiga metode perawatan yang digunakan, yaitu water curing, indoor air curing, dan outdoor air curing. Sebagai referensi dalam penelitian ini, digunakan nilai kuat tekan K225 pada umur 28 hari. Hasil nilai kuat tekan beton daur ulang masih memberikan kontribusi yang baik untuk bahan struktur dengan nilai kuat tekan sekitar K175 untuk rumah sederhana dan bangunan-bangunan rendah.

Kata-kunci: kuat tekan, beton, daur ulang, bangunan

Halaman 5-10
Download PDF:
TI2013 05 p005-010 Kuat Tekan Beton Daur Ulang sebagai Bahan Struktur pada Bangunan Sederhana