Kriteria Pengembangan Pembangunan di Lahan Basah Riparian dengan Pendekatan Ekosistem

by

Maya Fitri Oktarini, Sugeng Triyadi

Program Studi Arsitektur Sekolah Arsitektur, Perencanaan, dan Pengembangan Kebijakan Institut Teknologi Bandung

Abstrak

Lahan basah riparian adalah kawasan yang berada di sepanjang pinggiran sungai dan terpengaruh langsung oleh pasang surut perairan sungai. Keberadaan riparian memiliki fungsi penting sebagai area transisi daratan menuju ke perairan. Sebagai area peralihan, kawasan ini menjaga keseimbangan kedua ekosistem tersebut. Pola pembangunan permukiman yang berada di atas kawasan riparian sudah seharusnya memiliki kriteria khusus mengingat sensitifnya fungsi ekosistem kawasan tersebut. Pendekatan ekosistem adalah pendekatan pembangunanyang komprehensif dan terintegrasi terhadap perlindungan ekologi dan restorasi kebutuhan manusia dengan menekankan pentingnya hubungan timbal balik yang sehat antara kemakmuran ekonomi dan sosial masyarakat dengan lingkungan alamnya. Penelitian ini dilakukan melalui studi literatur dengan menggali beberapa kriteria dan prinsip yang berkaitan dengan pembangunan dengan pendekatan ekosistem. Prinsip-prinsip ini dielaborasi melalui beberapa teori-teori yang berkaitan dengan perancangan ruang spasial perkotaan, manajemen sumber daya air perkotaan, dan lahan basah.

Kata-kunci: lahan basah, riparian, permukiman, pendekatan ekosistem

Halaman 47-52
Download PDF:
TI2014 B p047-052 Kriteria Pengembangan Pembangunan di Lahan Basah Riparian dengan Pendekatan Ekosistem