Kosmologi dalam Arsitektur Masyarakat Kasepuhan Banten Kiduldi Lebak Sibedug

by

Ratu Arum Kusumawardhani1, Ryan Hidayat2

1,2 Program Studi Arsitektur/Fakultas Teknik, Matematika dan IPA/Universitas Indraprasta PGRI.
Korespondensi: arum_q@yahoo.com

https://doi.org/10.32315/ti.6.i081

Abstrak

Masyarakat Kasepuhan Banten Kidul Kampung Citorek adalah kelompok masyarakat yang masih memelihara adat dan budaya leluhur dengan punden berundak sebagai bangunan sakral yang menjadi pusat kehidupan mereka. Tulisan ini merupakan hasil pengamatan bagaimana  masyarakat Kasepuhan Banten Kidul mengatur teritorial, ruang dan bangunannya berdasarkan aturan-aturan kosmologis yang mereka anut, bagaimana mereka mempertahankan aturan-aturan tersebut di tengah pengaruh perkembangan yang terjadi di luar ‘dunia’ mereka. Metoda yang digunakan dalam penelitian ini dimulai dengan studi literatur, dilanjutkan dengan observasi di lapangan yang dilengkapi wawancara dengan para tetua adat, tokoh masyarakat dan narasumber lainnya. Hasil temuan tersebut yang kemudian dianalisis secara kualitatif untuk melihat hubungan antara fisik arsitektural dengan pandangan masyarakat Kasepuhan Banten Kidul terhadap kosmologi ruang dan arsitektur mereka. Tulisan ini juga merekam perubahan dan pergeseran makna ruang yang terjadi akibat keterbukaan dan interaksi mereka dengan dunia luar.

Kata-kunci : Kosmologi, Arsitektur, Kasepuhan Banten Kidul, Punden Berundak

Temu Ilmiah Ikatan Peneliti Lingkungan Binaan Indonesia (IPLBI) 6, I 081-086
Download PDF