Konsep Taman Terapeutik bagi Penderita Napza di Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Dr. Radjiman Wediodiningrat Lawang

by

Irawan Setyabudi(1), Wahidyanti Rahayu Hastutiningtyas(2), Rizki Alfian(3)

(1)Arsitektur Lanskap Konsentrasi Desain Arsitektur, Program Studi Arsitektur Lanskap, Fakultas Pertanian, Universitas Tribhuwana Tunggadewi Malang.
(2)Mahasiswa Ilmu Keperawatan Konsentrasi Keperawatan Jiwa, Magister Ilmu Keperawatan, Fakultas Kedokteran, Universitas Brawijaya Malang.
(3)Arsitektur Lanskap Konsentrasi Ilmu Tanaman, Program Studi Arsitektur Lanskap, Fakultas Pertanian, Universitas Tribhuwana Tunggadewi Malang.

Abstrak

Lingkungan modern tidak hanya memberikan kualitas hidup yang lebih baik secara eksponensial, namun juga menimbulkan degradasi oleh faktor tekanan dan gangguan yang tidak dapat ditanggung suatu individu. Gaya hidup di perkotaan yang buruk serta dorongan lari dari permasalahan secara instan menyebabkan individu mencoba napza, namun yang didapat justru memperburuk kondisinya. Perawatan lanjutan secara medis berada pada RSJ Dr. Radjiman Wediodiningrat Lawang. Konteks arsitektur sebagai wadah aktivitas juga bertindak sebagai penunjang medis dengan menghadirkan taman terapi yang membantu penyembuhan pasien jiwa oleh napza, adapun permasalahannya fasilitas tersebut belum ada, sehingga penelitian ini bertujuan membuat konsep taman terapi dengan fokus pemilihan vegetasi dan penataan ruang yang baik. Metode penelitian dilakukan secara kualitatif dengan perancangan arsitektur dan didukung data dari bidang pertanian dan kesehatan. Temuannya berupa rekomendasi hasil desain taman terapi dengan konsep healing garden. Kesimpulannya bahwa konsep rancangan taman terapi penderita napza sebagai ide sarana kesembuhan pasien yang sesuai dengan kebutuhan pengguna.

Kata-kunci :
gangguan jiwa, penderita napza, perancangan taman terapeutik

Halaman A 033-040
Download PDF :
iplbi2016-a-033-040-konsep-taman-terapeutik-bagi-penderita-napza-di-rumah-sakit-jiwa-rsj-dr-radjiman-wediodiningrat-lawang