Konsep Pemukiman Kembali Kawasan Kumuh Kampung Pangalangan Batang Arau, Kota Padang

by

Desy Aryanti

Perumahan Permukiman, Arsitektur, Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan, Universitas Bung Hatta.
Korespondensi: desy73aryanti@gmail.com

https://doi.org/10.32315/ti.6.e107

Abstrak

Paradigma tentang kepariwisataan selain membawa kesejahteraan bagi masyarakat, pariwisata juga dapat menyebabkan malapetaka terhadap lingkungan sekitarnya. Salah satu permukiman yang berada di kawasan wisata yaitu Kampung Pangalangan Batang Arau, Kecamatan Padang Selatan, Kota Padang. Dimana, dampak pariwisata telah menimbulkan masalah besar terhadap kampung tersebut, seperti polusi air dan udara, kekurangan air, dan maraknya lapak pedagang kaki lima liar. Penelitian ini menggunakan metode kuantiatif dan kualitatif, terhadap data sekunder dan data primer yang di peroleh dari observasi lapangan, wawancara, serta pedoman dari intansi terkait. Kategori sifat penelitian yaitu deskriptif. Dalam mengidentifikasi permukiman disesuaikan dengan peraturan yang berlaku serta menggunakan teori Doxiadis tentang elemen perumahan untuk mengetahui pola penanganan yang tepat terhadap permasalahan Kampung Pangalangan, dan menciptakan konsep perancangan yang sesuai dengan potensi pariwisata di Batang Arau, sehingga perlu dilakukan penanganan berupa pemukiman kembali terhadap permukiman kumuh dan dampak negatif yang di timbulkan oleh pariwisata dalam rangka meningkatkan kualitas permukiman di daerah pariwisata.

Kata kunci  : dampak wisata, kawasan wisata, kampung kumuh, pemukiman kembali

Temu Ilmiah Ikatan Peneliti Lingkungan Binaan Indonesia (IPLBI) 6, E 107-114
Download PDF