Konsep Pelestarian Situs Patirtan di Malang Raya sebagai Destinasi Wisata Spiritual

by

Junianto(1), A. Tutut Subadyo(2)

(1)Lab. Sejarah Arsitektur, Program Studi Teknik Arsitektur, Fakultas Teknik, Universitas Merdeka Malang.
(2)Lab. Sain Bangunan & Lingkungan, Program Studi Teknik Arsitektur, Fakultas Teknik, Universitas Merdeka Malang.

Abstrak

Pelaku ritual ‘kejawen’ yang bersumber dari ajaran leluhur Jawa, kian hari menunjukkan gejala bertambah jumlahnya. Kegiatan wisata spiritual pada situs candi-candi dan situs Patirtan di Jawa Timur dan Malang Raya, terus meningkat. Disisi lain, beberapa situs patirtan berkembang menjadi destinasi wisata, mengalami renovasi pembangunan yang tidak terkendali. Pemanfaatan dan pembangunan situs-situs patirtan yang parsial, cenderung bertentangan dengan konsep pelestarian. Terdapat empat kasus situs patirtan di Malang Raya, yang cukup signifikan berfungsi sebagai destinasi wisata spiritual, yaitu Sumber air Widodaren (Wendit), Pemandian Watugede, candi Songgoriti dan candi Sumberawan. Melalui pendekatan sejarah, kemudian manganalisis karakter fisik dan fungsi situs-situs patirtan di Malang Raya, serta nilai preferensi masyarakat, dapat dirumuskan konsep pelestariannya. Terdapat temuan unsur-unsur utama yang digunakan sebagai kegiatan wisata spiritual di situs-situs patirtan tersebut, yaitu: sumber air, area meditasi, halaman upacara ritual dan bangunan situs patirtan.

Kata-kunci : patirtan, pelestarian, situs, wisata

Halaman I 051-054
Download PDF :
IPLBI2016-I-051-054-Konsep Pelestarian Situs Patirtan di Malang Raya Sebagai Destinasi Wisata Spiritual