Komunitas Pintu Gerbang: Pengaruh Tipomorfologi Permukiman terhadap Pola Spasial Kota

by

Bambang Heryanto

Perancangan Kota, Prodi Pengembangan Wilayah dan Kota, Jurusan Arsitektur, Fakultas Teknik, Universitas Hasanuddin

Abstrak

Satu di antara tujuan hidup dari pada masyarakat secara hakiki dan universal adalah mengejar kebahagian. Apabila dikaitkan dengan preferensi masyarakat untuk tujuan memilih tempat tinggal, maka kriteria untuk memilih adalah suatu permukiman yang memberi kenyamanan, ketentraman, dan keamanan. Ketiga preferensi pemilihan tersebut secara langsung akan memberi dampak terhadap bentuk ruang dalam pengadaan tempat tinggal. Globalisasi telah mempengaruhi gaya hidup masyarakat kota didunia dalam memilih tempat tinggal berdasarkan preferensi mereka. Kota-kota di Indonesia tidak luput dari pada bentuk-bentuk permukiman baru yang telah tiga dekade berkembang di kota-kota Barat. Permukiman baru berupa komunitas pintu gerbang (KPG) pada akhir-akhir ini muncul di sebagian besar kota-kota di Indonesia. Akhir-akhir ini KPG berkembang dengan pesat di wilayah pusat maupun di wilayah pinggiran kota. Pola permukiman karakteristik ini secara langsung memberi dampak terhadap kondisi pola sosial, ekonomi, dan spasial lingkungan di sekitarnya. Makalah ini membahas tentang pengaruh berkembangan tipomorfologi KPG di wilayah perkotaan di Beberapa faktor yang dibahas antara lain pengaruhnya terhadap kota ditinjau dari lokasi, tipe, bentuk, fasilitas, dan dampak terhadap pola sosial, ekonomi, dan spasial kota.

Kata-kunci : komunitas, perilaku, identitas, kota, permukiman, tipomorfologi, spasial

Halaman 13-18
Download PDF:
TI2013 02 p013-018 Komunitas Pintu Gerbang