Kerangka Penelitian Place Attachment pada Tempat-tempat Bernilai Budaya

by

Nurhijrah

Sejarah, Teori dan Kritik Arsitektur, Program Studi Magister Arsitektur, SAPPK, Institut Teknologi Bandung.

Abstrak

Beberapa disiplin ilmu yang membahas tentang environmental psychology terdapat pembahasan mengenai hubungan antara manusia dan lingkungannya melalui beberapa perspektif. Place attachment merupakan salah satu pembahasan yang menjelaskan hubungan perasaan manusia terhadap tempat yang telah biasa mereka datangi, sampai pada perasaan  kepemilikan terhadap tempat tersebut. Konsep place attachment ini sendiri belum cukup berkembang, karena penerapan kerangka penelitian yang masih terlalu luas dan terus berulang pada berbagai objek penelitian dengan karakteristik yang berbeda.  Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menyusun ke-rangka penelitian yang mempertimbangkan aspek kebudayaan masyarakat setempat, sehingga dapat lebih memahami karakteristik masyarakat pribumi dalam memaknai suatu tempat. Data dikumpukan dengan cara studi literatur, yaitu dengan mengumpulkan hasil-hasil penelitian sebelum-nya dan kemudian dianalisis dengan analisis data teks dengan cara memilah dan membandingkan tiap hasil penelitian tersebut. Dari hasil analisis didapatkan beberapa faktor yang mempengaruhi keterikatan pada tempat yaitu faktor manusia (demografis) dan faktor tempat (karakteristik fisik, nilai dan makna historis, aktivitas yang terjadi, lokasi). Sedangkan indikator yang menjelaskan adanya keterikatan tersebut ialah (pengidentifikasian diri dengan tempat, partisipasi dan kegaitan ziarah, serta kesadaran budaya). faktor-faktor tersebut masih berupa variabel kompleks dan masih akan dirincikan kedalam variabel operasional pada tahapan penelitian selanjutnya.

Kata Kunci : place attachment, tempat-tempat bernilai budaya, kerangka penelitian

Halaman E 089-094
Download PDF :
TI2015-E-089-094-Kerangka Penelitian Place Attachment pada Tempat-tempat Bernilai Budaya