Kecenderungan Wujud Arsitektur Tradisional Duri terhadap Arsitektur Tradisional Bugis dan Toraja di Kabupaten Enrekang

by

Zulkarnain AS

Jurusan Teknik Arsitektur, Fakultas Sains dan Teknologi, Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar.

Abstrak

Pesatnya kemajuan teknologi informasi dan komunikasi, serta interaksi budaya jaringan berdampak pada arsitektur tradisional Duri di Sulawesi Selatan. Perwujudan arsitektur tradisional Duri yang asli mengalami perubahan yang dikhawatirkan akan mengurangi dan menghilangkan keaslian, keunikan dan keindahan. Tujuan penelitian adalah menjelaskan kecenderungan wujud fisik dan non fisik arsitektur tradisional rumah Duri terhadap arsitektur tradisional Bugis dan Toraja. Data berasal dari hasil interview dengan 13 orang, menggunakan teknik pengamatan dan indepth. Pengambilan sampel secara purposive dan analisis data dengan teknik matriks arsitektural dan tabulasi frekuensi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kecenderungan wujud fisik arsitektur tradisional rumah Duri adalah sama kuat kecenderungan ke arsitektur tradisional Bugisdan arsitektur tradisional Toraja, dan aspek non fisik yang paling kuat mempengaruhi perkembangan kecenderungan arsitektur tradisional rumah Duri terhadap arsitektur tradisional Bugis dan Toraja adalah aspek religi, yang kuat mempengaruhi adalah aspek interaksi budaya, yang lemah mempengaruhi adalah aspek letak geografis dan yang paling lemah mempengaruhi adalah aspek historis.

Kata-kunci : wujud arsitektur, aristektur tradisional, Bugis, Duri, Toraja

Halaman E 083-088
Download PDF :
TI2015-E-083-088-Kecenderungan Wujud Arsitektur Tradisional Duri