Keberlanjutan Operasional BRT Trans Sidoarjo terhadap Aksesibilitas Antar CBD

by

Pungut(1),  Suning(2)

(1)Dosen Teknik Lingkungan Universitas PGRI Adi Buana Surabaya.
(2)Dosen Teknik Perencanaan Wilayah dan Kota Universitas PGRI Adi Buana Surabaya.

Abstrak

Kota Sidoarjo sudah menerapkan Bus Rapid Transit (BRT) Trans Sidoarjo Sejak Tahun 2015. Ketertarikan masyarakat untuk naik BRT menuju central business district (CBD) masih rendah. Penelitian ini bertujuan mengkaji secara empiris terkait keberlanjutan operasional BRT terhadap aksesibilitas antar CBD. Metode penelitian yang digunakan deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Pengumpulan data dilakukan dengan sebar kuesioner kepada penumpang yang naik angkutan umum non BRT dan BRT. Hasil penelitian 65,67% penumpang menggunakan angkutan umum non BRT menuju CBD. Ini dikarenakan jalur trayek rute BRT tidak melewati CBD yang ada di perkotaan Sidoarjo, jalur rute tidak sesuai dengan tujuan penumpang, headway dan frekuensi masih rendah yaitu 2-3 bus/jam, dan terjadi ngetem lama di terminal pemberangkatan. Kebijakan yang dapat dilakukan untuk keberlanjutan operasional BRT adalah menambah jalur trayek rute BRT baru yang mengintegrasikan antar CBD yang melewati perkotaan Sidoarjo, Buduran dan Candi, dan dapat memenuhi atribut operasional BRT sesuai dengan standart yang ditetapkan.

Kata-kunci : aksesibiltas, BRT trans sidoarjo, central business dsitrict (CBD), keberlanjutan, operasional BRT

Halaman B 031-034
Download PDF :
iplbi2016-b-031-034-keberlanjutan-operasional-brt-trans-sidoarjo-terhadap-aksesibilitas-antar-cbd