Kearifan Lokal dari Arsitektur Jawa Kuno pada Segi Pelestarian Lingkungan Hidup

by

Tjahja Tribinuka

Jurusan Arsitektur, ITS.

Abstrak

Arsitektur Jawa Kuno yang pernah ada di Jawa dari abad 8 sampai aba 15 belum terpengaruh ilmu arsitektur dari Eropa yang berlandaskan teori Vitruvius. Namun demikian arsitektur Jawa Kuno bukan berarti menjadi kurang, tetapi malah menjadi lebih atas pemberbedaannya dengan arsitektur Barat. Tidak sedikit peneliti dan arsitek Barat yang mengambil Arsitektur Jawa kuno sebagai bahan dalam berkarya. Kelebihan arsitektur Jawa kuno selain dari bentuknya yang indah, juga mengenai kebijaksanaannya dalam seni membangun lingkungan binaan, termasuk kebijaksanaan dalam pelestarian lingkungan hidup. Dari penggunaan bahan, teknologi konstruksi sampai dengan konservasi air dan konservasi energi dipikirkan dan diterapkan secara bijak. Kebijakan tersebut bisa didapatkan dari analisa mengenai beragam artefak, situs, dan naskah kuno yang berkaitan dengan Arsitektur Jawa Kuno.

Kata-kunci : arsitektur, jawa kuno, pelestarian lingkungan hidup

Halaman 025-030
Download PDF :
IPLBI2016-025-030 Kearifan Lokal dari Arsitektur Jawa Kuno