Karakteristik Kemacetan Simpang Jalan Tidak Bersinyal Studi Kasus: Simpang Jalan Antang Raya, Jalan Inspeksi PAM, Jalan Raya Baruga, Kemacetan Manggala, Kota Makassar

by

La Ode Atri Sarjani Munanta*, Rafid Mahful**, Ihsan Latief***

*Program Studi Pengembangan Wilayah dan Kota, Fakultas Teknik, Universitas Hasanuddin
**Program Studi Pengembangan Wilayah dan Kota, Fakultas Teknik, Universitas Hasanuddin
***Program Studi Pengembangan Wilayah dan Kota, Fakultas Teknik, Universitas Hasanuddin

Abstrak

Berubahnya fungsi lahan seperti permukiman menjadi fungsi perdaganyangan mengakibatkan perubahan jumlah tarikan dan bangkitan perjalanan karean bertambhanya volume kendaraan pada simpang jalan. Simpang jalan inspeksi PAM-jalan antang raya-jalan raya baruga adalah simpang tidak bersinyal berada di wilayah peri-peri kota yang sedang berkembang. Karakter pengguna jalan yang masuk dan keluar area simpangan dan jalan yang tidak tertib, kendaraan berhenti pada jalan, pejalan kaki yang menggunakan badan jalan karena jalur pedestrian yang dialih fungsikan, perilaku kendaraan roda dua yang mengisi dan menerobos sela kendaraan laindi saat terjadi macet dan pengaturan kendaraan yang melintasi simpangan oleh “pak ogah” merupakan penyebab kemacetan dan faktor-faktor yang mempengaruhi jumlah kendaraan yanga ntri pada simpang jalan inspeksi PAM, Jalan Antang Raya, Jalan Raya Baruga, Kelurahan Antang Kecamatan Manggala Kota Makassar.

Kata Kunci: Karakter pengguna jalan, simpang tidak bersinyal, kemacetan

Halaman 13-18
Download PDF:
TI2013 07 p013-018 Karakteristik Kemacetan Simpang Jalan Tidak Bersinyal