Kajian Signifikansi Budaya Kabuyutan Trusmi, Cirebon, Jawa Barat

by

Nafiah Solikhah

Bagian Sejarah dan Pemugaran, Jurusan Arsitektur, Fakultas Teknik, Universitas Tarumanagara.

Abstrak

Kearifan lokal masyarakat memiliki peranan penting dalam keberlanjutan sinergi manusia dengan lingkungan binaannya terlebih bagi kawasan bersejarah. Salah satu kawasan bersejarah adalah Kabuyutan Trusmi, Cirebon, Jawa Barat yang meskipun sebagai kawasan bersejarah, namun belum banyak yang mengupas signifikansi budaya yang dimilikinya. Sehingga diperlukan kajian yang menilai signifikansi budaya dari Kabuyutan Trusmi dengan tujuan untuk merumuskan Statement of Significance (SOS) yang nantinya akan menjadi panduan dalam menentukan arahan kebijakan pengelolaannya. Studi ini merupakan studi kualitatif dengan metode pengumpulan data dilakukan melalui residensi di Kabuyutan Trusmi untuk menangkap fenomena. Metode analisa yang digunakan adalah deskriptif eksploratif dengan langkah yang berpedoman pada NSW Heritage Manual dalam 2 (dua) tahap, yaitu Tahap Investigasi Signifikansi dan Tahap Menilai Signifikansi. Berdasarkan in-vestigasi signifikansi dan penilaian signifikansi, maka dapat disimpulkan bahwa Kabuyutan Trusmi memiliki signifikansi budaya dalam level lokal masyarakat Cirebon dan sekitarnya yang ditunjukkan oleh Nilai Asosiasi, Nilai Sosial, Nilai Estetika, Nilai Ilmiah, dan Nilai Spiritual.

Kata-kunci : kabuyutan trusmi, kawasan bersejarah, signifikansi budaya, statement of significance (sos)

Halaman I 039-044
Download PDF :
IPLBI2016-I-039-044-Kajian Signifikansi Budaya Kabuyutan Trusmi, Cirebon, Jawa Barat