Kajian Penyelamatan Lasem dari Kepunahan Arsitektur Tionghoa

by

L.M.F. Purwanto

Program Studi Arsitektur, Fakultas Arsitektur dan Desain, Universitas Katolik Soegijapranata.
Korespondensi: lmf_purwanto@unika.ac.id

https://doi.org/10.32315/ti.7.b023

Abstrak

Lasem sebuah kota di pesisir pantai utara Jawa yang memiliki keunikan dan kekhasan berupa kawasan dengan bangunan berarsitektur Tionghoa, yang dapat disebut sebagai “Little China-town”. Saat ini penanganan dan perlindungan bangunan di Lasem dirasa sangat terlambat dan lambat dilakukan, sehingga banyak bangunan yang sudah musnah, karena dijual ke luar daerah dan bahkan ke luar negeri. Saat ini kawasan bangunan berarsitektur Tionghoa ini menjadi kota yang merana.

Pengamatan dan penelitian ini disusun untuk tujuan penyadaran dan memberikan solusi bagi upaya untuk menyelamatkan kota Lasem dari kehancuran dan kepunahan yang sedang dan terus terjadi.

Untuk penelitian ini dilakukan dengan metode fenomenologi dengan analisa yang dilakukan dengan pendataan dan pendokumentasian kondisi saat ini dan dikaitkan dengan peraturan pemerintah daerah yang ada dan langkah yang harus ditempuh, sehingga dari penelitian ini didapat sebuah hasil solusi untuk mempertahankan dan memperbaiki kondisi yang sudah ada dan terlanjur terjadi.

Kata-kunci : Arsitektur Tionghoa, Lasem, Perlindungan Bangunan

Temu Ilmiah Ikatan Peneliti Lingkungan Binaan Indonesia (IPLBI) 7, B 023-028
Download PDF