Kajian Arsitektur Perilaku Sebagai Langkah Untuk Pengembangan Ruang Komunitas Remaja Muslim

by

Septian Tri Margana1, Heru Wibowo2

1 Program Studi Teknik Arsitektur, Fakultas Teknik Dan Ilmu Komputer, Universitas Komputer Indonesia.
2 Program Studi Arsitektur, Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan, Universitas Kebangsaan.
Korespondensi: marganaseptian@ymail.com

https://doi.org/10.32315/ti.7.c134

Abstrak

Agama islam merupakan agama yang paling banyak dianut oleh masyarakat di Indonesia. Namun kualitas spiritual masyarakat di Indonesia khususnya di kota-kota besar berbanding terbalik dengan kuantitas pemeluk agama islam tersebut. Seiring dengan perkembangan zaman, modernisasi yang terjadi di masyarakat mengakibatkan perubahan pola hidup dan moral. Hal ini memiliki dampak yang lebih besar terhadap generasi muda yang memiliki karakter yang dinamis. Namun tidak semua generasi muda terkena dampak yang negatif dari perkembangan zaman. Kesadaran tentang nilai- nilai agama mulai meningkat pada generasi muda. Hal ini dapat dilihat dari semakin banyaknya komunitas remaja muslim yang aktif menghadiri dan mengadakan kegiatan keagamaan maupun kegiatan yang bersifat kemanusiaan. Namun fasilitas pendukung kegiatan remaja muslim masih kurang memadai akibat dari peran masjid yang mulai mengerucut menjadi hanya memiliki fungsi ibadah saja sedangkan generasi muda muslim perlu diberikan fasilitas penunjang aktifitas yang positif. Oleh karena itu diperlukan suatu wadah atau pusat komunitas dalam konteks perilaku yang berlandaskan islami yang dapat memperkuat spiritual, Pendidikan, social, dan budaya generasi muda islam sehingga dapat menjadi komunitas yang mandiri dan berkembang secara berkelanjutan.

Kata-kunci : Kualitas, generasi muda, Arsitektur , Perilaku, Komunitas.

Temu Ilmiah Ikatan Peneliti Lingkungan Binaan Indonesia (IPLBI) 7, C 134-138
Download PDF