Interaksi Manusia dan Satwa dalam “Place-Making” Kasus: Perancangan Pasar Hewan Sukahaji Bandung

by

Yuqa Nurluthfi Septiani*, Agus S. Ekomadyo**

*Program Studi Sarjana Arsitektur, SAPPK, Institut Teknologi Bandung
**Kelompok Keilmuan Perancangan Arsitektur, SAPPK, Institut Teknologi Bandung

Abstrak

Dalam sebuah pasar hewan, “place” tercipta bukan hanya akibat interaksi manusia dengan elemen-elemen fisik, tetapi juga dengan satwa-satwa yang diperjualbelikan. Hubungan manusia dan satwa peliharaan acapkali membentuk ikatan yang unik, dan ini mempengaruhi lingkungan fisik yang terbentuk. Dengan mengambil kasus perancangan Pasar Hewan Sukahaji Bandung, tulisan ini mengeksplorasi penciptaan tempat (place-making) berbasis interaksi antara manusia dan satwa. Di sini place dapat dibentuk dengan beberapa cara, yaitu pengaturan sirkulasi dan pemintakatan (zoning), penciptaan tengaran kota bertema satwa, penciptaan ruang temporal untuk festival satwa, display satwa sebagai elemen visual, metafora satwa untuk rancangan bentuk bangunan, dan perancangan fasilitas pengolah limbah satwa sebagai elemen estetika.

Kata kunci: interaksi manusia dan satwa, place-making, pasar hewan, Pasar Hewan Sukahaji Bandung

Halaman 87-92
Download PDF:
TI2013 02 p087-092 Interaksi Manusia dan Satwa dalam Place Making