Historical Attachment sebagai Daya Tarik Place Studi Kasus: Masjid Salman, Bandung

by

Dhini Dewiyanti

Perancangan Arsitektur, Teknik Arsitektur, SAPPK, Institut Teknologi Bandung

Abstrak

Place dibentuk oleh hubungan antara rona fisik lingkungan, aktivitas individu maupun kelompok, serta makna yang terbentuknya. Berbagai istilah seperti: „Place Attachment‟, „Place Identity‟ dan „Sense of Place‟ merupakan konsep-konsep yang memperlihatkan hubungan manusia dengan tempat dan lingkungannya. Konsep sense of place digunakan untuk mempelajari ikatan antara manusia dan tempat, kedekatan emosional, serta maknanya. Salman sebagai masjid kampus memiliki perjalanan historis dalam pembentukkannya, dan tentunya sudah mampu memberikan keterikatan emosi de-ngan penggunanya. Tujuan utama penelitian adalah ingin mendapatkan gambaran place attachment Masjid Salman bagi penggunanya. Penelitian dilakukan dengan cara wawancara mendalam terhadap sejumlah subjek yang dibagi dalam kategori pengurus dan pengguna. Hasilnya adalah: keterikatan emosional pengguna, sangat kuat dipengaruhi oleh historical attachment kepada: (1) (1) fisik, (2) kegiatan, (3) tokoh, (4) dakwah.

Kata-kunci: place, Masjid Salman Bandung, attachment, historical

Halaman 13-18
Download PDF:
TI2013 04 p013-018 Historical Attachment sebagai Daya Tarik Place