Good Stories, Big Ideas

by

Davin Gery Lineker1, Keshia Simatupang2, Faradillah Hillman3, Ahmad Aufa Adyancha4,  Agus S. Ekomadyo5

1,2,3,4 Mahasiswa Program Sarjana Arsitektur, Sekolah Arsitektur, Perencanaan dan Pengembangan Kebijakan, Institut Teknologi Bandung.
Dosen Program Sarjana Arsitektur, Sekolah Arsitektur, Perencanaan dan Pengembangan Kebijakan, Institut Teknologi Bandung.
Korespondensi: davinsikot@gmail.com

https://doi.org/10.32315/ti.6.i161

Abstrak

Gensler adalah sebuah firma arsitektur yang berpusat di kota San Francisco, negara bagian California, Amerika Serikat. Memiliki ekspektasi yang tinggi sebagai firma arsitektur besar, karya-karyanya ─yang sangat beragam─ sering menjadi sorotan dalam dunia arsitektur. Melihat beberapa sampel yang diambil secara acak namun dianggap representatif, penulis ingin mengetahui benang merah dari semua variasi rancangan yang sudah dilaksanakan oleh Gensler. Dengan metode Problem and Solution dari How Designers Think oleh Bryan Lawson dan wawancara dengan salah satu Senior Designer/Associate Gensler, kami melakukan analisis mengenai sifat perancangan oleh Gensler dan apa yang menjadi benang merah dari setiap karya-karya dari variasi rancangan Gensler. Berdasarkan hasil analisis, ditemukan benang merah dari perancangan Gensler bukanlah suatu hal yang bersifat arsitektural.

Kata-kunci : client-based, design-oriented, Gensler, How Designers Think, Lawson

Temu Ilmiah Ikatan Peneliti Lingkungan Binaan Indonesia (IPLBI) 6, I 161-166
Download PDF