Geometri Façade “Bola to’sama ” Arsitektur Bugis

by

Mohammad Mochsen Sir

Labo, Teori, Sejarah Arsitektur dan Lingkung Perilaku, Departemen Arsitektur, Fakultas Teknik, Universitas Hasanuddin.

Abstrak

Façade arsitektur menghadirkan dua sisi. Pertama, penyusun unsur-unsur façade dan kedua pen-strukturan geometri façade. Penelitian dilakukan pada bola to’sama arsitektur Bugis Luwu (pantai dan pegunungan). Metode konfigurasi bertujuan untuk menyusun unsur-unsur façade. Metode kritik deskriptif digunakan dalam pengkajian terhadap setiap studi kasus. Bola to’sama (rumah rakyat biasa) berbentuk rumah panggung, tersusun atas tiga bagian (awa bolaale bola dan rakkeang) Hasil penelitian Penyusunan façade bola to’sama menghadirkan dua façade yang berbeda. Komposisi geometri façade terhadap elemen vertikal dan elemen horisontal pada bagian ale bola merupakan penggabungan kedua elemen secara harmonis dan tidak terdapat elemen yang dominan. Pada rakeang terdapat elemen horisontal yang dominan dan pada awa bola elemen vertikal lebih dominan. Perbedaan konfigurasi terdapat pada: adanya dinding lego-lego pada façade Bugis pantai tetapi tidak dimiliki oleh Bugis daerah pegunungan. Façade Bugis pegunungan tidak memiliki lego-lego tetapi memiliki tiang sosoran atap penaungan tangga yang tidak dimiliki pada Bugis pantai.

Kata-kunci : arsitektur bugis (bola to’ sama), façade arsitektur, geometri

Halaman I 033-038
Download PDF :
IPLBI2016-I-033-038-Geometri Façade “Bola to sama ” Arsitektur Bugis