Filosofi Arsitektur Masjid Sultan Ternate sebagai Prototipe Masjid Nusantara

by

Sherly Asriany(1), Ridwan(2)

(1)Prodi Arsitektur, Fakultas Teknik, Univ.Khairun.
(2)Prodi Sastra Indonesia, Fakultas Sastra dan Budaya,Univ.Khairun.

Abstrak

Setiap masjid memiliki latar belakang sejarah dan filosofi di balik kemegahan bangunannya. Tak terkecuali Masjid Sultan Ternate yang berada di kota Ternate, Maluku Utara, yang jika dilihat dari arsitekturalnya kental dengan tiga nuansa budaya yaitu Islam, Jawa, dan Ternate.Kepulauan Maluku Utara khususnya Ternate sejak abad XIII telah terkenal sebagai penghasil rempah-rempah di wilayah timur Indonesia. Sementara Islam masuk ke wilayah Maluku Utara sejak abad XIII-XVI yang disebarkan oleh para pedagang muslim dari Melayu dan Jawa. Sejak saat itu pula dibangunlah sebuah masjid di Ternate yang kemudian dikenal sebagai Masjid Sultan Ternate. Artikel ini merupakan hasil penelitian tentang pergeseran nilai akulturasi budaya dan karakteristik bangunan arsitektur masjid sultan Moloku Kie Raha. Adapun tujuan dari artikel ini adalah untuk menggali pemikiran dan filosofi masjid Sultan Ternate yang berasal dari nilai dan prinsip dasar Islam untuk kemudian diinterpretasikan dan diterapkan dalam perancangan Arsitektur Islam sesuai dengan zaman, tempat, dan kondisi sosial masyarakat. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif deskriptif. Metode pendekatan penelitian dilakukan melalui observasi langsung ke masjid Sultan Ternate, studi pustaka, wawancara, dan dokumentasi. Selanjutnya merupakan tahap analisis dan interpretasi hasil penelitian. Temuan yang dihasilkan adalah bahwa filosofi masjid Sultan Ternate yang berasal dari pengaruh Islam terdapat pada ragam hias, sedangkan pengaruh Jawa terlihat dari adanya saka guru, atap tajug bertumpang dengan kemiringan yang tajam, dan adanya serambi. Pengaruh budaya setempat terdapat pada tata cara pelaksanaan ibadah shalat seperti larangan menggunakan sarung dan harus memakai penutup kepala (kopiah) saat shalat, dan jamaah wanita dilarang masuk dan shalat di masjid tersebut.

Kata-kunci : filosofi, masjid sultan, prototipe

Halaman E 035-040
Download PDF :
TI2015-E-035-040-Filosofi Arsitektur Masjid Sultan Ternate