Faktor-Faktor Pembentuk Place Memory Pada Bangunan Cagar Budaya di Kota Palopo

by

Nurhijrah1, Amiruddin Akbar Fisu2

1 Program Studi Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Andi Djemma Palopo.
Email korespondensi: nurhijrah.rie@gmail.com

https://doi.org/10.32315/ti.8.c050

Abstrak

Bangunan cagar budaya di Kota Palopo merupakan bukti sejarah masuknya Islam dan kedatangan Kolonial di Kota Palopo. Salah satu upaya pelestarian bangunan cagar budaya ialah dengan melibatkan masyarakat lokal. Partisipasi dari masyarakat akan menumbuhkan keterikatan pada tempat. Keterikatan tersebut terlihat dari adanya pengetahuan atau ingatan mengenai suatu tempat (place memory). Tujuan penelitian ini ialah untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhiterbentuknya place memory masyarakat pada bangunan cagar budaya di Kota Palopo. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik wawancara. Data wawancara yang telah terkumpul kemudian dianalisis dengan cara mengelompokkan kata-kata kunci dari transkrip wawancara. Adapun hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor-faktor yang mempengaruhi terbentuknya place memory masyarakat pada bangunan cagar budaya yaitu: 1) Lama tinggal, 2) Familiaritas, 3) Silsilah keluarga, 4) Karakterisitik bangunan. Hasil penelitian ini bermanfaat untuk lebih memahami bagaimana pemaknaan masyarakat terhadap bangunan cagar budaya.

Kata-kunci :place, place memory, cagar budaya

Temu Ilmiah Ikatan Peneliti Lingkungan Binaan Indonesia (IPLBI) 8, C 050-055
Download PDF