Evaluasi Komponen Fisik Bangunan Pasar Sayur Dan Buah Peunayong Kota Banda Aceh Terhadap Upaya Relokasi

by

Effan fahrizal1, Muhamad Iqbal2

1 Perencanaan Prasarana Perkotaan, Program Studi Arsitektur, Fakultas Arsitektur, Teknik,Universitas Malikussaleh, Lhokseumawe.
2 Desain Terpadu, Program Studi Arsitektur, Fakultas Arsitektur, Teknik,Universitas Malikussaleh, Lhokseumawe.
Korespondensi: effan@unimal.ac.id

https://doi.org/10.32315/ti.7.b016

Abstrak

Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi faktor-faktor penyebab pedagang tidak menempati gedung Pasar Sayur dan Buah Peunayong, mengidentifikasi persepsi pembeli terhadap upaya relokasi Pasar Sayur dan Buah Peunayong, dan mengevaluasi komponen fisik, non fisik serta prasarana Pasar Sayur dan Buah Peunayong. Menggunakan metode kualitatif, dengan melakukan survei pada 70 orang pedagang dan 100 orang pembeli. Hasil penelitian menunjukkan faktor-faktor yang menyebabkan pedagang tidak menempati gedung Pasar Sayur dan Buah Peunayong adalah pembeli tidak mau naik ke lantai 2, tidak adanya aksesibilitas yang baik bagi pedagang dan pembeli, adanya kendala sirkulasi barang, jumlah kios dan los tidak cukup menampung seluruh pedagang. Persepsi pembeli terhadap upaya relokasi Pasar Sayur dan Buah Peunayong adalah  dibangun gedung pasar baru yang dapat menampung seluruh pedagang, memiliki fasilitas umum yang lengkap, dan desain mengikuti SOP Kemendag. Untuk evaluasi bangunan Pasar Sayur dan Buah Peunayong pada komponen fisik, umumnya tidak sesuai peraturan yang berlaku dengan tingkat kesesuaian sebesar 36,84%.

Kata-kunci : Kesalahan desain Fisik, non fisik, Pasar, Prasarana, Relokasi, Tradisional

Temu Ilmiah Ikatan Peneliti Lingkungan Binaan Indonesia (IPLBI) 7, B 016-022
Download PDF