Elemen Pembentuk Jalan yang Baik berdasarkan Persepsi Pejalan Kaki

by

Dessy Syarlianti(1), Himasari Hanan(2), Hanson E. Kusuma(3)

(1) Mahasiswa Program Studi Doktor Arsitektur, Sekolah Arsitektur, Perencanaan dan Pengembangan Kebijakan (SAPPK), Institut Teknologi Bandung; Dosen Arsitektur Program Studi Arsitektur, Universitas Sriwijaya.
(2) Dosen Pembimbing Pada Program Studi Doktor Arsitektur, Kelompok Keahlian Sejarah, Teori dan Kritik Arsitektur, Sekolah Arsitektur, Perencanaan dan Pengembangan Kebijakan (SAPPK), Institut Teknologi Bandung.
(3) Dosen Pada Program Studi Doktor Arsitektur, Kelompok Keahlian Perancangan Arsitektur, Sekolah Arsitektur, Perencanaan dan Pengembangan Kebijakan (SAPPK), Institut Teknologi Bandung.

Abstrak

Pejalan kaki dan jalan adalah dua hal yang seharusnya tidak dapat dipisahkan. Jalan yang baik adalah direncanakan dan dirancang dengan skala manusia dan dapat diakses oleh berbagai lapisan masyarakat. Namun seiring dengan waktu, jalan mulai meninggalkan pertimbangan terhadap pejalan kaki, sehingga mempengaruhi perilaku penggunanya. Dengan menggunakan analisis konten dan analisis korespondensi, penelitian ini bertujuan untuk merumuskan kriteria sebuah jalan yang baik dari perspektif pejalan kaki. Data yang didapatkan adalah data teks yang berasal dari kuesioner yang disebarkan secara random kepada 112 orang yang diolah dengan analisis konten sehingga di dapatkan 17 kriteria awal. Kriteria ini kemudian dianalisis menggunakan analisis distribusi untuk mendapatkan kriteria dengan frekuensi terbanyak, kemudian dibandingkan dengan elemen Great Street dari Project for Public Space (PPS), yaitu acces and linkage, uses and activity, comfort and image, sociability sehingga didapatkan pola penilaian utama dari responden. Hasil elemen pem-bentuk jalan kemudian dikelompokkan menjadi empat kelompok besar dengan melihat kedekatan antara penilaian elemen.

Kata-kunci : analisis korespondensi, persepsi, pedestrian, analisis konten, jalan

Halaman B 055-058
Download PDF :
IPLBI2016-B-055-058-Kriteria Jalan Yang Baik Berdasarkan Persepsi Pejalan Kaki