Eko Prawoto: Mengasuh Budaya dan Mencipta Puitisasi Arsitektur

by

Hanan Marta Lina1, Ike Kurniawati2, Aminatun Jahroh3, Muhammad Fahmi Widiarto4, Agus S. Ekomadyo5

1,2,3,4 Mahasiswa Program Sarjana Arsitektur, Sekolah Arsitektur, Perencanaan dan Pengembangan Kebijakan, Institut Teknologi Bandung
5 Dosen Program Sarjana Arsitektur, Sekolah Arsitektur, Perencanaan dan Pengembangan Kebijakan, Institut Teknologi Bandung
Korespondensi: hananmarta7@gmail.com

https://doi.org/10.32315/ti.7.c093

Abstrak

Eko Prawoto merupakan seorang seniman sekaligus arsitek lulusan UGM dan Berlage Istitute yang selalu mengolaborasikan keindahan seni rupa ke dalam karya arsitekturnya. Selain itu, arsitek ini juga dikenal dengan karya yang humanis. Dengan mengambil telaah terhadap beberapa karyanya, penulis hendak mengetahui karakter desain Eko Prawoto dengan mengungkap aspek puitisasi arsitektur dan kemanusiaan. Melalui tinjauan proses kreativitas dan fokus pada material Arsitektur Puitis dari Antoniades (1992), tinjauan Wastu Citra dari Mangunwijaya (1988), ditelaah bagaimana apresiasi Eko Prawoto terhadap seni dan arsitektur. Dapat disimpulkan bahwa Eko Prawoto merupakan arsitek kreatif berjiwa seni sekaligus budayawan yang selalu mengedepankan nasib alam serta mengutamakan kerendahan hati dan kejujuran dalam setiap karyanya. Lewat kepekaan pada material, ia mampu mengolah proses kreatifnya untuk menciptakan karya-karya sebagai representasi dialog alam dan budaya manusia.

Kata-kunci : alam, budaya, lingkungan, material, puitisasi arsitektur

Temu Ilmiah Ikatan Peneliti Lingkungan Binaan Indonesia (IPLBI) 7, C 093-098
Download PDF