Design in DOAB’s Architecture Kasus: Departement of Architecture, Bangkok

by

Pamela Felita Julyanto1, Adelia Tio Novita2, Larasati Putri Kartika3, Thea Amelia4, Aurelia Silviana Theodora5, Agus S. Ekomadyo6

1,2,3,4,5Mahasiswa Program Sarjana Arsitektur, Sekolah Arsitektur, Perencanaan dan Pengembangan Kebijakan, Institut Teknologi Bandung
6Dosen Program Sarjana Arsitektur, Sekolah Arsitektur, Perencanaan, dan Pengembangan Kebijakan, Institut Teknologi Bandung
Email korespondensi: pamelamintt@gmail.com

https://doi.org/10.32315/ti.8.c070

Abstrak

Sebuah karya arsitektur merupakan cerminan dari cara berpikirseorang arsitek atau sekumpulan arsitek dalam suatu biro.. Beberapa kerangka teoretis bisa digunakan untuk menganalisis cara bepikir yang mendasari bagaimana karya-karya arsitektur bisa dihasilkan. Melalui artikel ini mencoba melihatkarakter dan nilai yang menjadi dasar cara berpikir dari Departement of Architecture Bangkok atau DoAB dari kerangka teori Design in Architecture dari Broadbent (1973).Disimpulkan bahwa DoAB mendesain menggunakan pendekatan desain pragmatic melalui eksplorasi materialitas sebagai konsep utama rancangan bangunan.

Kata-kunci :design in architecture, departement of architecture bangkok (doab) , pragmatic design, eksplorasimaterialitas

Temu Ilmiah Ikatan Peneliti Lingkungan Binaan Indonesia (IPLBI) 8, C 070-076
Download PDF