Desain Taman sebagai Zona Terapi dan Edukasi Penyandang Cacat Studi Kasus: Konsep Therapeutic Garden pada Redesain Bangunan YPAC Surakarta

by

Anggana Fitri Satwikasari

Perancangan Arsitektur, Arsitektur, Sekolah Arsitektur, Perencanaan dan Pengembangan Kebijakan, Institut Teknologi Bandung

Abstrak

Bangunan Yayasan Pembinaaan Anak Cacat (YPAC) Surakarta sudah berdiri sejak tahun 1953 dan sebagian besar ruangan di gedung ini masih dipergunakan sebagai ruang terapi. Karena keterbatasan ruang untuk terapi, sedikitnya open space yang tersedia, dan banyak area yang tidak dipergunakan dengan semestinya, hampir seluruh bangunan menjadi terlihat sesak dan tidak menarik untuk anak-anak yang merupakan penghuni utama di bangunan tersebut. Konsep redesain kemudian diusulkan terhadap bangunan tersebut kepada pengelola dan penghuni agar menjadi lebih rehabilitatif dan edukatif. Analisa behavioral mapping dengan fokus pada metode place-centered map menjadi langkah awal untuk mengetahui pergerakan penghuni bangunan di beberapa area strategis. Hasil analisa dan penelitian lebih lanjut terhadap bangunan beserta penghuninya memunculkan konsep therapeutic garden sebagai alternatif area terapi baru.

Kata-kunci: redesain, therapeutic garden, behavioral mapping, place-centered map

Halaman 1-5
Download PDF:
TI2013 03 p001-005 Desain Taman sebagai Zona Terapi dan Edukasi Penyandang Cacat