Desain Spasial Kawasan sebagai Dasar Pengembangan Ekspresi Visual Tepi Sungai Kalimas Surabaya

by

Ririn Dina Mutfianti, F. Priyo Suprobo

Perencanaan Dan Perancangan Kota, Program Studi Arsitektur, Fakultas Teknik, Universitas Widya Kartika.

Abstrak

Sungai Kalimas harusnya berpotensi memberikan harmonisasi ekspresi visual yang menerus, ber-sikuens, menyatu di sepanjang tepiannya, dimana sungai berhubungan timbal balik dengan fungsi di tepiannya. Pengembangan yang memperhatikan peran sungai dan tepiannya yang bertimbal balik dapat meningkatkan karakter sungai itu sendiri dalam memberikan ekspresi dirinya sebagai salah satu identitas kota sesuai dengan prinsip desain spasial kawasan. Kualitas penataan kawasan dalam teori desain spasial kawasan dipengaruhi oleh konfigurasi solid dan void pada figure ground dibentuk, diarahkan, dipolakan oleh linkage, dan diberi makna lebih yang diberikan oleh culture dan karakteristik suatu place (Trancik, 1986). Melalui metode kajian kualitatif-deskriptif diketahui bahwa pengembangan ekspresi tepian Sungai Kalimas dengan studi kasus Ruang Jembatan Petekan sampai dengan Jembatan Merah dipengaruhi oleh konfigurasi solid dan void bangunan di tepiannya yang berorientasi ke sungai dan jalan yang ada di sisi sungai, serta kesejarahan kawasan tepiannya.

Kata-kunci : desain spasial kawasan, ekspresi visual, tepi sungai kalimas

Halaman E 011-016
Download PDF :
IPLBI2016-E-011-016-Desain Spasial Kawasan sebagai Dasar Pengembangan Ekspresi Visual Tepi Sungai Kalimas Surabaya