Desain Lanskap Spasial untuk Mengurangi Dampak Erosi Laut di Muara Sungai Volta, Ghana

by

Ayu Tri Prestasia

Flowscape, Landcape Architecture, Department of Urbanism, Faculty of Architecture, Urbanism & Building Sciences, Delft Univeristy of Technology.
Korespondensi: ayu.prestasia@gmail.com

https://doi.org/10.32315/ti.7.a001

Abstrak

Volta Delta di Ghana mengahadapi bahaya erosi laut dengan kondisi terburuk mencapai 8m/tahun. Tingginya laju pertumbuhan penduduk dan potensi eksploitasi kekayaan alam di kawasan delta ini menjadikan perencanaan dan perancangan kawasan yang dapat mengurangi tekanan bahaya erosi sekaligus mengakomodasi pertumbuhan kawasan sangat diperlukan. Penelitian ini menggunakan dengan desain dan strategi pengembangan sebagai basis utama dengan pendekatan kualitatif. Fokus penelitian ini adalah merumuskan konsep dan strategi pengembangan desain lanskap spasial dengan optimasi potensi ekosistem alami yang dapat mencegah terjadinya kerusakan akibat erosi di daerah muara sungai Volta serta mengakomodasi kebutuhan pengembangan wilayah dan perekonomian bagi penduduk setempat. Di Ada Foah, salah satu kota utama di pesisir Volta Delta dengan jumlah populasi tertinggi, khususnya di rentang daerah antara Azizanya dan Kewunor, strategi pengembangan desain yang digunakan mencakup 3 hal, antara lain (1) Pengurangan Dampak erosi laut dengan infrastruktur lanskap; (2) Infrastruktur multifungsi; (3) Peningkatan hubungan spasial dan penggunaan material lokal. Strategi pengembangan desain tersebut ditujukan agar mampu mengoptimasi potensi ekosistem alami dalam mengurangi dampak erosi sekaligus meningkatkan kondisi sosial ekonomi masyarakat setempat.

Kata-kunci : arsitektur lanskap, delta, sungai, erosi laut.

Temu Ilmiah Ikatan Peneliti Lingkungan Binaan Indonesia (IPLBI) 7, A 001-008
Download PDF