Denny Rezario 1, Sri Pare Eni 2, M. Maria Sudarwani 3

1,2,3 Program Studi Magister Arsitektur, Program Pasca Sarjana, Universitas Kristen Indonesia.

Email korespondensi: drezario@hotmail.com

https://doi.org/10.32315/ti.9.e015

Abstrak

Kondisi yang masih jauh dari ideal pada kebanyakan transportasi umum saat ini menjadikan alasan bagi masyarakat untuk lebih memilih menggunakan kendaraan pribadi. Didukung banyaknya kemudahan dalam kepemilikan kendaraan pribadi serta pembebasan PpnBM akhir-akhir ini semakin mendorong terjadinya lonjakan jumlah kendaraan. Disamping kurangnya dukungan pemerintah dalam memfasilitasi masyarakat dengan area parkir umum non-komersil, banyak ditemui pemilik kendaraan yang tidak mempersiapkan area parkir di tempat tinggalnya sehingga banyak yang memanfaatkan jalan lingkungan permukiman sebagai area parkir. Hal ini tentunya akan mengganggu sistem lalu lintas. Penelitian ini bertujuan memberikan suatu gambaran mengenai kondisi yang terjadi saat ini dan dampaknya terhadap lingkungan agar dapat dilakukan tindakan pencegahan dalam rangka terciptanya lingkungan yang berkelanjutan. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif deskriptif dengan objek percontohan kawasan permukiman padat penduduk di kawasan Sekeloa Kota Bandung. Hasil penelitian menunjukan bahwa pemerintah belum konsisten dalam upaya penanganan lingkungan. Dalam upaya menjaga ketertiban suatu peraturan diperlukan pemberian fasilitas sebagai solusi.

Kata-kunci : kendaraan pribadi, parkir, jalan lingkungan, pencemaran

Temu Ilmiah Ikatan Peneliti Lingkungan Binaan Indonesia (IPLBI) 9.
E015-E022