Catatan-catatan pada Masjid Panjunan Cirebon

by

Bambang S. Budi

Asisten Profesor. Sejarah Teori Kritik Arsitektur, Program Studi Arsitektur, Sekolah Arsitektur, Perencanaan dan Pengembangan Kebijakan (SAPPK), Institut Teknologi Bandung (ITB).

Abstrak

Makalah ini bertujuan untuk memaparkan, mendiskusikan dan menganalisis bentuk fisik, ruang, material dan prinsip struktur/konstruksi Masjid Panjunan, salah satu masjid tertua (dibangun awal abad ke-15) di Cirebon khususnya dan di Jawa/Indonesia pada umumnya. Artikel juga dimaksudkan untuk me-review, mengoreksi dan sekaligus melengkapi sebuah artikel berjudul “A Note on Panjunan Mosque in Cirebon” yang ditulis oleh 2 ilmuwan Belanda L.F. Brakel dan H. Massarik pada tahun 1978 yang dipublikasikan di Jurnal Archipel, Paris, no 23 tahun 1982. Artikel tersebut banyak sekali dijadikan rujukan meskipun deskripsi fisiknya terdapat beberapa kesalahan yang prinsip khususnya pada karakteristik bentuk dan ruang, karena hanya didasarkan pada impresi. Data diperoleh dari studi dan kerja lapangan seperti membuat foto dokumentasi, menggambar ulang, dan lain sebagainya. Selain itu jugawawancara tak terstruktur kepada penjaga/imam/narasumber dan menelaah secara kritis referensi terkait yang sudah ada. Paparan dibuat secara deskriptif-analitis dan dibuat/disusun dalam catatan-catatan pembanding. Pada kesimpulan, karakteristik ruang, bentuk, sistem struktur/konstruksi dan materialnyamerupakan salah satu masjid di Jawa yang mendekati kualitasGenius Locyyang khas di Cirebon yang masih terawat dengan baik dan tidak ditemukan di manapun.

Kata-kunci : Ruang, Bentuk, konstruksi, Masjid Panjunan, Cirebon

Halaman E 009-020
Download PDF :
TI2015-E-009-020-Catatan-catatan pada Masjid Panjunan Cirebon