Berproses Menjadi Arsitek Melalui Sayembara: Telaah Strategi Desain Satrio Suryo Herlambang

by

Heidi Aisha1, Dimas Satrio Danardono2, Muthia Wening Sekargalih3, Ratu Intan Mutia4, Agus S. Ekomadyo5

1,2,3,4 Program Sarjana Arsitektur, Sekolah Arsitektur, Perencanaan dan Pengembangan Kebijakan, Institut Teknologi Bandung.
5  Program Sarjana Arsitektur, Sekolah Arsitektur, Perencanaan dan Pengembangan Kebijakan, Institut Teknologi Bandung.
Korespondensi: heidiaishapasaribu@gmail.com

https://doi.org/10.32315/ti.7.c029

Abstrak

Satrio Suryo Herlambang merupakan arsitek yang dikenal banyak memenangi sayembara. Artikel ini menelaah bagaimana proses desain Satrio Suryo Herlambang sebagai arsitek muda Indonesia. Telaah dilakukan melalui studi literatur terkait proses desain dan wawancara langsung dengan Satrio. Ditemukan, secara umum, Satrio Suryo Herlambang menggunakan pendekatan Glass Box dalam menentukan desain rancangannya, terlihat dari langkah-langkah desain Satrio yang sistematis. Proses desain secara umum diawali dengan penggalian data awal, elaborasi data dan brainstorming untuk merespon tiga aspek utama (ruang, waktu, keberadaan), sampai menghasilkan desain final. Strategi desain yang dipilih oleh Satrio Suryo Herlambang pada umumnya adalah strategi siklik (cyclic strategies). Hal tersebut berkaitan dengan prinsip Satrio yang menganut strategi desain open-ended yang mana tidak membatasi perancang untuk kembali pada tahap tertentu demi mendapatkan solusi secara keseluruhan.

Kata-kunci : sayembara, strategi siklik, metode desain glass box, open-ended, Satrio Suryo Herlambang

Temu Ilmiah Ikatan Peneliti Lingkungan Binaan Indonesia (IPLBI) 7, C 029-034
Download PDF