Arsitektur dan Ruang Gerak Yoga Studi Kasus: Meditation Paviliun & Yoga Studio (Pusat Pelatihan Yoga)3

by

Gerry Reza Pambudi1, Raksa Maulana Subki2

1 Program Studi Teknik Arsitektur, Fakultas Teknik dan Ilmu Komputer, Universitas Komputer Indonesia Bandung
2 Program Studi Arsitektur, Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan, Universitas Kebangsaan Bandung
3 Perancangan Studio Tugas Akhir Teknik Arsitektur 2017/2018, Universitas Komputer Indonesia
Korespondensi : grezapambudi@yahoo.com, r.subki@universitaskebangsaan.ac.id

https://doi.org/10.32315/ti.7.c023

Abstrak

Yoga merupakan salah satu olahraga yang mulai banyak diminati masyarakat Indonesia,  fenomena ini memunculkan tren baru pada pola hidup masyarakat sehingga banyak studio kebugaran yang menawarkan jasa pelatihan yoga. Kemunculan studio yoga banyak berpusat pada kota besar sehingga desain studio dibuat dengan mengubah fungsi suatu bangunan atau mendirikan bangunan studio tertutup. Hal ini menjadi polemik akan peranan arsitektur untuk yoga, karena belum adanya standar desain ruang untuk yoga. Umumnya pusat pelatihan yoga dibuat dengan memanfaatkan ruang kecil sebagai studio dan beberapa studio berdasarkan jumlah kapasistas setiap kelasnya. Gerakan fisik yoga hanya membutuhkan ruang kecil atau peralatan sederhana sebagai alas (mat), dimana semua orang bisa melakukan yoga dimanapun selama mereka mengetahui gerakan dasar dari latihan yoga karena aspek utama dari latihan yoga adalah meditasi dan relaksasinya. Jika dilihat dari tempat asalnya, yoga dilakukan pada alam terbuka sebagai bagian dari proses keagamaan. Latihan yoga di dalam ruangan merupakan hal yang diterapkan pada yoga modern ketika semua orang mengambil yoga sebagai latihan olah tubuh dan pikiran. Yoga modern ini menimbulkan kebutuhan ruang olahraga pada masyarakat sehingga memunculkan bisnis pada pusat pelatihan seperti gym, bangunan olahraga dan pusat pelatihan. Kebutuhan  ruang merupakan hal dasar dalam perancangan sehingga peran arsitek pada pertumbuhan yoga sangat berpengaruh.

Kata kunci : yoga, studio yoga

Temu Ilmiah Ikatan Peneliti Lingkungan Binaan Indonesia (IPLBI) 7, C 023-028
Download PDF