Arahan Pengembangan Kawasan Pendidikan Tinggi Tamalanrea yang Ramah Pejalan Kaki

by

Agnes Melinda*, Zulkifli**, Ihsan Latief***

*Laboratorium Urban Design and Planning Prodi Pengembangan Wilayah Kota, Jurusan Arsitektur, Fakultas Teknik, Universitas Hasanuddin.
**Laboratorium Urban Design and Planning Prodi Pengembangan Wilayah Kota, Jurusan Arsitektur, Fakultas Teknik, Universitas Hasanuddin.
***Laboratorium Urban Design and Planning Prodi Pengembangan Wilayah Kota, Jurusan Arsitektur, Fakultas Teknik, Universitas Hasanuddin.

Abstrak

Setiap kegiatan selalu diawali dan diakhiri dengan berjalan kaki. Kawasan Pendidikan Tinggi Tamalanrea terdiri dari sarana pendidikan, ditunjang dengan sarana pendukung dan terletakdi sepanjang jalan arteri, kolektor, maupun lingkungan. Akan tetapi, kawasan ini tidak didukung dengan penyediaan jalur pejalan kaki yang layak. Jurnal ini mengidentifikasi alas an masyarakat tidak berjalan kaki sejauh ≤ 400 meter (jarak pendek), pola jalur pejalan kaki dan kondisi eksistingnya. Tinjauan pustaka membandingkan jarak perjalanan yang nyaman ditempuh masyarakat, kondisi ideal dengan eksisting jalan dan jalur pejalan kaki serta aktifitas pejalan kaki di 3 segmen pengamatan (segmen I, III, dan VII). Analisis korelasi jarak perjalanan dengan pilihan moda berdasarkan cuaca dan tujuan serta analisis overlay peta (GIS) menjelaskan alas an masyarakat tidak berjalan kaki sejauh ≤ 400 meter dan menggambarkan kondisi eksisting jalan dan jalur pejalan kaki. Pengambilan sampel dilakukan secara acak (Cluster Random Sampling). Hasil Analisis menunjukkan korelasi antara jarak perjalanan dengan pemilihan moda berdasarkan cuaca buruk (panas dan/ hujan) dimana kondisi eksisting jalan dan jalur juga memberikan pengaruh yang cukup besar. Pengembangan jalur pejalan kaki di kawasan ini merupakan hal utama untuk menciptakan kawasan yang ramah pejalan kaki, dapat menunjukkan system ruang yang saling bersinergis dan solid serta mendorong terciptanya aktivitas ramah lingkungan. Jalan perlu didesain untuk menciptakan kemudahan agar pejalan kaki mampu berjalan sejauh > 400 meter. Cara lain untuk menciptakan jalur yang ramah pejalan kaki yaitu mengurangi penggunaan kendaraan bermotor untuk jarak pendek.

Kata Kunci: Kawasan Pendidikan Tinggi Tamalanrea, Ramah Pejalan Kaki, jalur pejalan kaki, Traffic Generator

Halaman 1-6
Download PDF:
TI2013 07 p001-006 Arahan Pengembangan Kawasan Pendidikan Tinggi Tamalanrea yang Ramah Pejalan Kaki