Analisis Perolehan Radiasi Matahari pada Berbagai Orientasi Bidang Vertikal

by

Baharuddin

Laboratorium Sains dan Teknologi Bangunan, Jurusan Arsitektur, Fakultas Teknik, Universitas Hasanuddin.

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk menghitung dan menganalisis radiasi matahari yang diterima oleh permukaan bidang vertikal berdasarkan data radiasi matahari horizontal. Data yang digunakan untuk perhitungan adalah radiasi matahari yang terdapat pada data cuaca (weather data) Meteonorm. Radiasi matahari yang tiba pada permukaan bidang vertikal dapat dihitung secara manual menggunakan rumus, namun pada penelitian ini, radiasi ini dihitung menggunakan simulasi komputer Ecotect. Hasil penelitian menunjukkan bahwa radiasi matahari yang tiba di permukaan bidang vertikal bervariasi berdasarkan orientasi bidang dan waktu (bulan). Untuk radiasi matahari vertikal tahunan, radiasi terbesar diterima pada bidang vertikal yang berorientasi ke Timur, diikuti oleh orientasi Timur Laut, Barat Daya dan Barat. Radiasi terkecil diterima pada orientasi Selatan. Untuk radiasi bulanan, perbedaan terbesar terjadi pada bulan Juni-Juli, sedangkan perbedaan terkecil terjadi pada bulan Desember-Januari. Pada bulan Juni-Juli, permukaan vertikal dengan orientasi Utara akan memperoleh radiasi matahari terbesar, sedangkan orientasi Selatan terkecil. Pada bulan Desember-Januari, bidang vertikal dengan orientasi Selatan, Tenggara dan Timur akan memperoleh radiasi terbesar, sebaliknya orientasi Utara terkecil. Perbedaan perolehan radiasi matahari pada bidang vertikal berdasarkan orientasi dan waktu ini sangat bermanfaat sebagai bahan pertimbangan pada desain bangunan hemat energi dan perletakan panel solar surya.

Kata-kunci: Ecotect, bangunan hemat energi, Meteonorm, radiasi matahari vertikal

Halaman 1-4
Download PDF:
TI2013 05 p001-004 Analisis Perolehan Radiasi Matahari pada Berbagai Orientasi Bidang Vertikal