Analisis Pengaruh Metode Perawatan Beton (Dry and Wet Curing) terhadap Kuat Tekan dan Kuat Lentur Beton dengan Perkuatan Serat Baja, Serat Sintetik, dan Serat Alami

by

Nasruddin, Victor Sampebulu, Pratiwi Mushar

Laboratorium Bahan, Struktur, dan Konstruksi Bangunan, Program Studi Arsitektur, Fakultas Teknik, Universitas Hasanuddin.

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk: 1) Untuk mengetahui jenis metode perawatan beton (perawatan basah atau kering) yang memberikan pengaruh yang signifikan terhadap peningkatan kuat tekan dan lentur beton serat, 2) Untuk mengetahui apakah kekuatan tekan dan lentur beton untuk setiap jenis perkuatan serat akan meningkat seiring dengan peningkatan variasi umur beton (7, 14, 21, 28 hari), 3) Untuk mengetahui jenis beton serat (baja, sintetik, dan alami) yang memiliki kecen-derungan peningkatan kekuatan beton yang stabil. Adapun variabel penelitian yang digunakan adalah; metode perawatan beton yaitu; perawatan kering (dry curing) dan perawatan basah (wet curing), umur beton yaitu; umur 7, 14, 21, dan 28 hari, dan jenis perkuatan serat yaitu serat baja, serat sintetik (karbon), dan serat alami (ijuk). Jumlah benda uji yang dibutuhkan pada penelitian ini sebanyak 192 selinder beton. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan kekuatan beton antara jenis-jenis serat namun uji statistik menunjukkan kekuatannya tidak berbeda secara signifikan sekalipun kekuatan beton rata-rata wet curing lebih tinggi dibandingkan dry curing.

Kata-kunci : beton serat, metode perawatan, kuat tekan, kuat lentur, perkuatan serat, umur beton

Halaman H 013-018
Download PDF :
IPLBI2016-H-013-018-Analisis Pengaruh Metode Perawatan Beton (Dry And Wet Curing)